PALANGKARAYA, GEMADIKA.com – Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kisah seorang pria asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang mengaku kecewa setelah bertemu langsung dengan wanita yang selama ini dikenalnya melalui proses pendekatan (PDKT) di dunia maya.
Video tersebut menarik perhatian warganet karena pria itu mengaku rela menempuh perjalanan lintas provinsi dari Banjarmasin menuju Palangkaraya, Kalimantan Tengah, demi bertemu untuk pertama kalinya dengan perempuan yang disimpannya di kontak WhatsApp dengan nama “Sonia”.
Dalam rekaman video, pria tersebut mengungkapkan bahwa ia datang menggunakan mobil Mitsubishi Pajero Sport agar tampil percaya diri saat pertemuan perdana. Sebelum tiba di lokasi, ia juga memperlihatkan foto profil WhatsApp wanita tersebut yang menurutnya menampilkan sosok perempuan berparas cantik.
Namun, setelah tiba di lokasi yang telah disepakati, pria itu mengaku terkejut karena menilai penampilan wanita yang ditemuinya berbeda dengan foto profil yang selama ini dilihatnya.
“Janjian ketemuan dengan perempuan, aku jauh-jauh mendatangi dari Banjarmasin ke Palangkaraya. Ternyata orangnya begini, tidak sesuai di profilnya nah foto-fotonya. Pian tidak sesuai dengan foto profil kenapa?” ucap pria tersebut dalam video.
Merasa kecewa, ia mengatakan telah mengorbankan waktu, tenaga, dan biaya perjalanan untuk bertemu. Karena merasa kenyataan tidak sesuai dengan ekspektasinya, pria tersebut memilih membatalkan pertemuan dan kembali pulang ke Banjarmasin.
“Kalau begini aku pulang aja, karena tidak sesuai dengan kenyataan aslinya,” ujarnya.
Video tersebut kemudian ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Sebagian warganet bersimpati terhadap perjuangan pria yang rela menempuh perjalanan jauh, sementara sebagian lainnya mengingatkan agar tidak mudah menilai seseorang hanya berdasarkan foto profil di media sosial.
Banyak pengguna internet juga menilai bahwa foto profil dapat terlihat berbeda karena penggunaan filter, pencahayaan, sudut pengambilan gambar, maupun proses penyuntingan. Warganet pun mengimbau agar pertemuan dengan kenalan dari media sosial dilakukan dengan ekspektasi yang realistis serta tetap mengedepankan sikap saling menghormati.



Tinggalkan Balasan Batalkan balasan