MEDAN, GEMADIKA.com – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Surya, menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan berbagai kegiatan fisik guna mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Wins serta Proyek Strategis Daerah (PSD) di Sumatera Utara.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin rapat evaluasi progres pembangunan yang berlangsung di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (3/6/2026). Rapat turut dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam arahannya, Surya meminta seluruh OPD untuk mempercepat realisasi pekerjaan fisik yang telah ditargetkan agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat.
“Saya meminta laporan sudah sejauh mana progres Proyek Strategis Daerah (PSD) kita. Saya minta kita semua jangan terlena, karena waktu kita sudah sangat mendesak. Sisa waktu efektif kita tinggal 142 hari kerja lagi,” tegas Surya di hadapan para pimpinan OPD.
Menurutnya, percepatan pelaksanaan program menjadi hal yang sangat penting mengingat semester pertama tahun anggaran segera berakhir. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memaksimalkan waktu yang tersedia agar target pembangunan dapat dicapai sesuai jadwal.
Selain proyek strategis daerah, Surya juga menyoroti pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang saat ini mencakup 139 program di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Program-program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat dalam waktu yang relatif singkat.
Ia secara khusus meminta delapan dinas yang menjadi penanggung jawab utama pelaksanaan PHTC untuk meningkatkan fokus dan koordinasi dalam menyelesaikan target yang telah ditetapkan.
“Secara khusus, delapan dinas yang menangani PHTC harus benar-benar konsentrasi dalam menuntaskan target yang ada. Kita ingin rapat ini menghasilkan pokok-pokok pikiran konkret yang mempercepat implementasi PHTC di lapangan,” katanya.
Surya juga mengingatkan seluruh kepala OPD agar lebih proaktif dalam mengidentifikasi berbagai kendala yang berpotensi menghambat pelaksanaan program, termasuk persoalan regulasi maupun administrasi di internal perangkat daerah masing-masing.
Dengan sisa waktu kerja yang semakin terbatas, ia berharap seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat bergerak lebih cepat untuk meningkatkan realisasi fisik maupun penyerapan anggaran sehingga target pembangunan daerah dapat tercapai secara optimal.
Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara (Setdaprovsu), Faisal Arif Nasution, memaparkan perkembangan pelaksanaan program pembangunan di lingkungan Pemprov Sumut.
Ia menjelaskan bahwa secara keseluruhan terdapat 4.923 kegiatan pembangunan yang sedang berjalan dengan total alokasi anggaran mencapai sekitar Rp3,3 triliun. Data tersebut menjadi dasar evaluasi untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai target dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Sumatera Utara.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan