BANGKALAN,GEMADIKA.com – Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan berhasil meluluskan 72 ibu-ibu dari empat desa untuk di wisuda di pendopo kecamatan Kwanyar, pada Rabu, (08/07/26). Para peserta itu adalah orang yang bersekolah di SOTH (Sekolah Orang Tua Hebat).
SOTH ini sebuah program dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kemudian bekerja sama dengan Pemerintah Daerah yaitu Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Kabupaten Bangkalan dengan memberikan pengajaran selama 3 bulan dengan 13 kali pertemuan, setiap pertemuan berdurasi 2 jam pelajaran.
Kepala Dinas KBP3A Kabupaten Bangkalan, Sudiyo, menjelaskan bahwa tantangan keluarga Indonesia yang saat ini dihadapkan dengan banyak kasus dan permasalahan yang dihadapi.
“Seperti misalnya, pernikahan yang tidak matang, pendidikan masyarakat yang masih rendah, keterbatasan kondisi ekonomi serta angka perceraian yang semakin meningkat. Sehingga perlu dibentuk pembentukan karakter keluarga untuk orang tua, balita dan anak melalui SOTH,” imbuhnya.

Perlu diketahui, Kwanyar merupakan Kecamatan yang paling konsisten menjalankan program SOTH, diketahui dari 16 desa yang ada di Kwanyar, 14 desa sudah menyelenggarakan SOTH.
“Sudah empat kali Kecamatan Kwanyar menyelenggarakan wisuda SOTH. Walaupun dengan anggaran swadaya desa, artinya desa tersebut sangat ingin penerus di desanya menjadi generasi emas,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Kwanyar Amir Lutfi mengapresiasi para peserta SOTH yang dengan semangat meluangkan waktunya untuk belajar meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya sebagai orang tua.
“Terimakasih kepada ibu-ibu hebat yang berasal dari desa Duwek Buter, Karangentang, Paoran dan Gunung Sereng yang dengan semangat meluangkan waktunya untuk belajar meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya sebagai orang tua,” ucapnya.
Ia berharap pada lulusan SOTH untuk berperan aktif dalam mensosialisasikan pentingnya dalam pengasuhan yang baik dan benar pada keluarga, kerabat dan masyarakat demi terciptanya generasi berkualitas.
“Karena orang tua adalah contoh nyata bagi putra-putrinya karena jika orang tua ini hebat, insyaallah anak-anak ini akan menjadi anak-anak yang hebat dan luar biasa,” harapnya.
Selain itu, menurut salah satu wisudawati, Imasita, ia sangat beruntung bisa menjadi bagian dari SOTH. Banyak ilmu pengetahuan dan keterampilan yang ia dapatkan selama mengikuti pembelajaran disana.
“Hal yang begitu berkesan dan penting adalah dengan adanya program SOTH ini, kami menjadi tahu bagaimana cara menjadi partner yang baik dengan suami dalam mendidik dan memantau tumbuh kembang anak. Suami atau ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, namun bagaimana seorang ayah dapat menjadi pendamping dan pelindung dalam keluarga. Serta banyak ilmu pengetahuan cara mendidik anak yang belum pernah kami dapat. Dengan adanya SOTH ini telah kami peroleh dan siap diaplikasikan pada anak-anak,” katanya. (nardi)



Tinggalkan Balasan Batalkan balasan