BANGKALAN, GEMADIKA.com – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, pemerintah kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggelar acara Dzikir dan Shalawat bersama yang dilaksanakan di Jl Letnan Abdullah depan Pendopo Agung Bangkalan, Selas (05/08/25) malam.

Selain Wakil Bupati Bangkalan, Fauzan Ja’far yang mewakili Bupati Bangkalan Lukman Hakim, acara Dzikir dan Shalawat ini melibatkan berbagai unsur, diantaranya Ketua MUI KH Makki Nazir, Forkopimda, OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Lora Muhammad Fathullah Nur, dan Habib Achmad bin Abu Bakar Al Muhdhar yang di datangkan dari Probolinggo.

Dzikir dan Shalawat serta doa bersama juga digemakan oleh ratusan santri serta masyarakat Bangkalan yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca juga :  Pohon Tumbang Tutup Jalan Krangganharjo–Sugihan, Respons Cepat Warga dan Petugas Bikin Lalin Kembali Lancar
Santri dan masyarakat Bangkalan ang hadir sangat antusias melantunkn sholawat. (Foto Istimewa)

Wakil Bupati Bangkalan dalam kesempatan tersebut mengatakan dzikir dan shalawat serta doa bersama ini sebagai bentuk wujud syukur atas kemerdekaan Indonesia.

“Mari kita bersama mensyukuri nikmat kemerdekaan, dengan menumbuhkan semangat, kebersamaan serta doa untuk mengisi kemerdekaan dan membangun Indonesia khususnya Bangkalan lebih maju,” ungkapnya.

Maksud dan tujuan diadakannya acara sholawat tersebut, utamanya adalah sebagai peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80. Selain itu, acara sholawat ini sebagai pembuka beberapa agenda kemerdekaan.

Baca juga :  Pemdes Tambirejo Hadiri Pelepasan Siswa Kelas VI SDN 1 Tambirejo, Momen Haru Warnai Perpisahan Tahun Ajaran 2025/2026

“Kami mengharap berkah sholawat agar keseluruhan rangkaian agenda peringatan hari kemerdekaan bisa berjalan dengan lancar sesuai harapan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Abdul Azis menambahkan, kegiatan ini rutin di laksanakan setiap menyambut Hut RI.

“Kami sengaja mengundang Habib Achmad bin Abu Bakar Al Muhdhar yang berasal dari Probolinggo karena beliau tegas dan di cintai masyarakat, hal ini agar acara dzikir dan sholawat hut RI ini lebih semarak dan khusuk,” tutupnya. (nardi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami