JAKARTA, GEMADIKA.com – Suasana bahagia dalam resepsi pernikahan di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, mendadak berubah mencekam setelah seorang pria lanjut usia berinisial EF (67) nekat menusuk mantan istrinya sendiri, ES (55), saat berada di atas panggung pelaminan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu siang (23/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Sunter Karya Timur, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Berdasarkan informasi kepolisian, pelaku datang ke acara resepsi pernikahan anak kandung mereka. Saat prosesi salam-salaman berlangsung di atas panggung, EF tiba-tiba mengeluarkan pisau yang diduga telah dipersiapkan sebelumnya dan langsung menyerang korban.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Handam Samudro, mengatakan pelaku diduga telah merencanakan aksinya sebelum datang ke lokasi acara.

“Jadi pelaku sudah menyiapkan surat dan pisau untuk menusuk korban,” kata Handam.

Polisi mengungkapkan, sebelum berangkat ke acara pernikahan, pelaku juga membawa sepucuk surat berisi ungkapan rasa sakit hati terhadap mantan istrinya terkait persoalan rumah tangga di masa lalu.

Pisau tersebut disembunyikan pelaku di dalam tas miliknya sebelum akhirnya digunakan untuk menusuk korban sebanyak satu kali ketika keduanya berjabat tangan di atas pelaminan.

“Motif pelaku melakukan aksi pidana ini diduga karena dendam, namun kami masih melakukan pendalaman,” ujar Handam.

Insiden itu sontak membuat tamu undangan panik. Warga dan pihak keluarga yang berada di lokasi langsung berupaya mengamankan pelaku setelah kejadian berlangsung.

Tak lama setelah menerima laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi.

Pelaku kemudian diamankan dan kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami langsung datang ke tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi, dan barang bukti lainnya. Pelaku ini dijerat Pasal 468 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penganiayaan berencana dengan ancaman penjara empat tahun,” kata Handam.

Hingga kini, polisi masih mendalami motif lengkap serta latar belakang hubungan pelaku dan korban sebelum aksi penusukan tersebut terjadi.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami