SEMARANG, GEMADIKA.com Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Jawa Tengah memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 partai dengan menggelar Diskusi Kebangsaan bertajuk “Revolusi Sudah Dimulai dari Istana” di Hotel Candi Indah Convention, Kota Semarang, Senin (1/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri kader, simpatisan, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat yang ingin mendiskusikan arah pembangunan nasional di tengah dinamika politik dan ekonomi global. Momentum hari jadi partai ini dimanfaatkan sebagai ruang bertukar gagasan mengenai tantangan kebangsaan, kedaulatan ekonomi, dan peluang pembangunan Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Diskusi dipandu oleh Adnita Armitrianto dan menghadirkan Ketua DPW PRIMA Jawa Tengah, Bagas Ardiyanto Saputro, serta Dr. Aris Septiyono, SH, MH, LLM, dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Bagas Ardiyanto Saputro menilai Indonesia saat ini berada pada momentum strategis untuk melakukan percepatan pembangunan nasional di tengah perubahan geopolitik dan geoekonomi dunia yang berlangsung sangat cepat.

Menurutnya, diperlukan paradigma pembangunan yang berlandaskan Nasionalisme Kerakyatan agar hasil pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Intervensi negara dalam perekonomian bukan bentuk otoritarianisme, melainkan investasi strategis yang mendesak untuk melindungi hak-hak rakyat dan membangun kedaulatan nasional,” ujarnya.

Bagas menegaskan, Partai PRIMA mendukung berbagai upaya yang bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi nasional, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta memperkuat posisi Indonesia di tengah persaingan global.

Ia juga menyampaikan bahwa PRIMA siap berkontribusi dalam mengawal pembangunan nasional melalui gagasan dan kerja politik yang berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

“PRIMA siap berdiri di garis depan bersama seluruh elemen bangsa untuk menyambut persatuan nasional dan memastikan pemerintahan Prabowo-Gibran berjalan di atas rel ekonomi yang Mandiri, Adil, dan Makmur,” tegasnya.

Selain menjadi ajang refleksi perjalanan partai selama lima tahun terakhir, kegiatan tersebut juga menjadi forum untuk memperkuat dialog antara kalangan politik, akademisi, dan masyarakat dalam merumuskan berbagai gagasan pembangunan yang relevan dengan kebutuhan bangsa.

Melalui diskusi kebangsaan ini, PRIMA berharap dapat terus berperan aktif dalam mendorong terciptanya pembangunan nasional yang berkeadilan, berdaulat, dan mampu menjawab tantangan masa depan Indonesia.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami